Rabu, 14 November 2018

wisata candi dieng

Dieng, merupakan sebuah dataran tinggi di jawa tengah yang tepatnya berlokasi di dua kabupaten yaitu kabupaten wonosobo dan kabupaten banjarnegara yang mempunyai ketinggian diatas 2000 mdpl dan mempunyai kisaran suhu 15 hingga 20 derajat celcius. Dataran tinggi dieng merupakan tujuan utama kedua tempat wisata di jawa tengah setelah borobudur magelang.
Dieng mempunyai banyak sekali pilihan tempat wisata bagi anda yang meliputi wisata alam, wisata budaya dan juga wisata kuliner. Untuk kategori wisata alam dieng mempunyai beberapa tempat wisata terpopuler diantaranya yaitu candi dieng, kawah sikidang, telaga warna, golden sunrise di gunung sikunir hingga trip pendakian gunung prahu.
candi dieng
Dari sekian banyak wisata alam dieng yang mempesona, tim MyTrip123 akan membahas tentang candi dieng. Candi dieng merupakan candi hindu yang dibangun sekitar abad ke 7 dan baru di temukan sekitar abad ke 18 masehi. Candi dieng terdiri dari 5 bangunan  candi yang saling berjejer. Kelima bangunan candi tersbut mempunyai nama Candi Arjua, Candi Srikandi, Candi Semar, Candi Sambadra dan Candi Puntadewa.

Harga Tiket Masuk Wisata Candi Dieng

Untuk harga tiket masuk candi dieng pun tidak begitu mahal, hanya dengan Rp 10.000 per orang anda sudah bisa menikmati indahnya candi di atas awan. Tiket tersebut juga sekaligus tiket masuk kawah sikidang. Jadi satu tiket bisa dugunakan untuk masuk ke dua tempat wisata di dieng. Sedangkan untuk harga parkir kendaraan masih sama dengan tempat wisata lainya yaitu kisaran Rp 2000 hingga Rp 5000.
candi dieng

Rute Menuju candi Dieng

Untuk rute menuju candi dieng sebenarnya ada dua rute yang bisa di lalui, yaitu via wonosobo dan via banjarnegara. Namun Kebanyakan wisatawan mengunjungi candi dieng lebih memilih rute Wonosobo karena kondisi jalan yang jauh lebih baik di bandingkan dengan rute banjarnegara.
Bagi anda yang menggunakan kendaraan pribadi untuk mengunjungi dieng maka anda harus menuju ke kota wonosobo terlebih dahulu, lalu cari alun-alun kota wonosobo. Sesampai di alun – alun terdapat jalan dieng dan ikuti jalan tersebut ke arah utara hingga sampai ke pintu masuk candi dieng yang bearada di kiri jalan.

Jika anda menggunakan fasilitas transportasi umum sebagai kendaraan menuju dieng maka anda bisa menuju ke terminal mendala wonosobo, setelah smpai di terminal lanjutkan perjalanan dengan menaiki angkot atau bus jurusan kota wonosobo. Setelah sampai di pemberhentian maka anda harus melanjutkan perjlanan dengan bus jurusan Wonosobo dieng hingga sampai di pintu masuk candi dieng.
Rute terbaik dari kota – kota besar di indonesia menuju dieng :
  • Dari Jakarta : Langsung menuju ke Brebes -> Purowkerto -> Wonosobo -> Dieng
  • Dari Jogja : Jogja – > Magelang -> Temanggung -> Wonosobo -> Dieng /  Atau bisa juga lewat jalur alternatif melalui jogja -> Salaman magelang -> Wonosobo -> Dieng
  • Dari Semarang : Semarang -> Temanggung -> Wonosobo -> Dieng

wisata candi borobudur

Candi Borobudur adalah salah satu monument terbesar di dunia. Dibangun pada abad ke tujuh. Keseluruhan bentuk bangunan candi menyerupai bunga teratai atau lotus, bunga yang dianggap suci oleh umat Buddha. Candi yang terletak di Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang ini dikelilingi oleh gunung, yaitu Gunung Merbabu di sebelah timur, Gunung Merapi di sebelah barat laut, Gunung Sumbing di sebelah selatan, dan Gunung Sindoro di sebelah utara.
Candi Borobudur adalah salah satu peninggalan terbesar Dinasti Kerajaan Syailendra yang memeluk Agama Buddha, pada masa kekuasaan Samaratungga dari Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini dibangun pada tahun 824, dengan lama pembangunan sekitar 100 tahun, dan hingga saat ini telah mengalami dua kali pemugaran. Pemugaran pertama di tahun 1907 – 1911 oleh Theodorus Van Erp pada masa kolonial Belanda, dan yang kedua di tahun 1973 – 1983 oleh Presiden Soeharto dibantu Unesco. Candi ini dibangun 300 tahun lebih dulu dibandingkan Angkor Wat di Kambodja.
 Candi yang merupakan warisan budaya dunia ini terdiri dari 72 stupa terawang, satu stupa induk, dan 504 patung arca, dengan tinggi candi 42 meter sebelum pemugaran. Relief-relief yang terukir pada batu candi berjumlah 1460 dan menceritakan tentang kehidupan. Candi Borobudur sendiri dibangun menggunakan batu-batu vulkanik berjumlah lebih dari dua juta batu, yang disusun dengan pola kepunden berundak. 
Nama Borobudur terambil dari kata Boro yang artinya kuil atau candi, dan Budur yang artinya bukit. Maka Borobudur dimaksudkan sebagai candi di atas bukit. Penamaan ini disebutkan pertama kali oleh Sir Thomas Stamford Raffles dalam bukunya berjudul Sejarah Pulau Jawa.
Candi Borobudur terbagi dalam tiga bagian falsafah Buddhis, yang dapat Anda telusuri dari dasar candi menuju ke puncak, dengan melewati 10 tingkatan candi. Tiga bagian falsafah tersebut yakni, Kamadhatu (dunia keinginan), Rupadhatu (dunia berbentuk), dan Arupadhatu (dunia tak berbentuk).